Friday, January 6, 2012

Perbedaan Jenis File Digital Audio


Terdapat begitu banyak format file digital audio , dengan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Beberapa dari jenis format digital audio ini telah terdapat selama bertahun-tahun, sementara beberapa diantaranya masih baru dan mengalami peningkatan (improved).
Dunia digital audio terus mengalami perubahan hampir dalam setiap harinya, sebagaimana semakin banyak orang-orang yang beralih pada music player portabel, digital home audio system, dan musik digital untuk kendaraannya (mobil).
Terdapat tiga jenis atau tipe dasar dari file digital audio, yaitu:uncompressed, salah satunya adalah format WAV; format yang menggunakan teknik kompresi (compression technique), namun tidak kehilangan data apapun pada proses kompresi, dikenal sebagai formatloss-less compression, dan format yang kehilangan beberapa data aslinya, namun tetap mempertahankan kualitas audio yang baik, dikenal sebagai lossy compression.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, format file audio WAV merupakan format yang paling umum dikenal sebagai format uncompressed. Sementara menghadirkan kualitas audio yang detail dan jernih, format file ini biasanya memiliki ukuran file yang cukup besar.
Di sisi lain, format MP3 merupakan format lossy compression yang paling umum digunakan saat ini. Format file audio MP3 dapat menghadirkan kualitas audio yang cukup baik, namun juga memiliki ukuran file yang tidak terlalu besar. Pada format loss-less compression, Anda akan menemukan format file AAC. Di mana format file ini menghadirkan kualitas audio yang lebih baik dari MP3 dengan tingkat kompresi yang sama dengan MP3.
Semoga bermanfaat.

2 comments:

  1. kita juga punya nih jurnal mengenai Digital Audio silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/4188/1/Dokumen%20Presentasi.pdf

    ReplyDelete